Bahaya dibalik Mitos Mencopot Baterai Laptop

Assalamu’alaikum agan dan sista 😀 . . .
Pada kesempatan ini ane mau ngebahas nih tentang sebuah “mitos”, dan mitosnya a da….. lah “melepas baterai laptop ketika sedang digunakan dalam keadaan dicharge akan membuat baterai lebih awet”…. Benarkah mitos itu???
Menurut sebagian orang melepas baterai laptop saat dicharge akan membuat baterai laptop lebih “awet dan tahan lama”, benarkah demikian? Mereka mengira bahwa arus yang dialirkan dari adapter terus mengalir ke baterai dan baterai terus menyuplai daya ke laptop.

 Sedangkan kita juga tahu bahwa semakin sering baterai melepas muatan dan diisi ulang, makin cepat juga baterai itu kehilangan daya muatnya. Mungkin dugaan seperti ini yang membuat orang khawatir akan umur baterainya. dan melakukan pelepasan baterai saat di digunakan sambil dicharge….Padahal sebenarnya tidak seperti itu gan.

Membiarkan laptop tetap terhubung adapter tanpa melepas baterai tidak akan merusak atau mempengaruhi umur baterai karena setiap baterai pada laptop sudah dirancang sedemikian rupa sehingga saat baterai sudah penuh atau 100% charged, baterai akan berhenti menerima energi. Dengan kata lain, energi yang dialirkan dari adapter akan di-bypass langsung menuju sistem power supply laptop.

Namun, ada kondisi dimana kita harus melepas baterai, yaitu saat laptop mengeluarkan panas berlebih. Misalnya saat laptop digunakan untuk pekerjaan berat terus menerus seperti menjalankan game. Saat hardware laptop mengeluarkan panas berlebih, panas tersebut akan turut memanasi baterai. Nah, panas inilah yang dapat merusak baterai.

Jadi, jelas sudah, kita tidak perlu melepas baterai laptop saat terhubung ke adapter pada penggunaan normal yang tidak menghasilkan panas berlebih. Sebaliknya saat laptop mengeluarkan panas berlebih, tentu melepas baterai laptop sangat diperlukan untuk memperpanjang umur baterai.

Salah satu alasan kenapa kita tidak perlu melepas baterai laptop saat memakainya sambil dicharge adalah daya listrik yang naik turun. bagi agan yang menggunakan Stavolt atau UPS saat charge laptop, mungkin hal ini tidak masalah, tapi bagi agan-agan yang ngecharge laptop tanpa stavolt atau UPS, saya sarankan tidak usah, karena kita tau sendiri Listrik PLN naik turun, sesuai dengan pemakaian konsumen yang banyak, kondisi listrik yang seperti ini dapat menimbulkan kerusakan pada hardware, tidak hanya laptop, semua barang elektronik lainnya tentu akan cepat mengalami kerusakan jika daya yang diterima langsung tanpa perantara batrai dan dengan kondisi listrik yang naik turun akan cepat mengalami gangguan. Apalagi kalo mati lampu mendadak gan, laptop akan langsung mati, beserta sistem-sistem yang sedang dijalankan. hal ini akan merusak sistem, bahkan bisa berakibat hilangnya atau rusaknya  file-file gan, dan Beresiko merusak Motherboard.
Nah jadi silahkan deh simpulkan sendiri… kamu kan udah gede..hahaha 😀
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s