ALLAH, Inilah PROPOSAL HIDUPKU……

 Workbook

ALLAH, Inilah PROPOSAL HIDUPKU……

 

 Image


 ALLAH, INILAH PROPOSAL HIDUPKU[1]

 

  1. A.      Saya adalah Masterpiece

Saya adalah orang yang special. Saya adalah Mahakarya Allah Swt. Tidak ada satu pun makhluk yang kehidupannya sama dengan saya. I’m the only one !

Saya sangat berharga. Semua yang telah Allah beri tidak dapat dibayar dengan apapun. Sekalipun itu adalah Mobil Ferari 250 GT SWB seharga 7 juta euro (kira-kira Rp 102, 9 Milyar).

Pengalaman hidup Saya pun sangat berbeda dengan orang lain. Mungkin Saya pernah dihina orang lain tetapi saya sangat yakin kadar penghinaan, cara, orang, tempat kejadian dan bentuk penghinaan pasti berbeda.

Begitu juga saat saya mendapat suatu prestasi hebat. Pasti cara memperolehnya, tanggal kejadian, dan bentuk penghargaanya berbeda.

Saya memang benar-benar berbeda dengan siapapun.

Saya akan tuliskan pengalaman hidup Saya. Saya akan buktikan bahwa Saya benar-benar special. Saya tulis semuanya tanpa berpikir dan menganalisa. Setelah itu, Saya baca. Ternyata, Saya memang benar-benar special, tiada duanya. Saya sangat bersyukur pada Allah yang telah menjadikan saya mahakarya (masterpiece).

 Nama Saya Dede Somantri Adalah special.

Saya lahir dari sebuah keluarga yang sederhana namun begitu special, saya lahir pada tanggal  Oktober 1992 di Ciamis. I’m different, yes I’m special, ditinggalkan ayah pada saat berusia 8 bulan itu menjadi cambuk tersendiri untukku, untuk dapat terus berlari mengejar mimpi-mimpiku dan tentunya membahagiakan wanita yang begitu spesial dalam hidupku, ya dia adalah ibuku, wanita yang menghabiskan hidupnya hanya untuk ku tanpa pernah sedikitpun memikirkan obsesinya, wanita yang sederhana nan lembut namun mampu membuat anaknya yang nakal ini begitu takut padanya, membuat hati anaknya ini luluh dengan sentuhan kasihnya.

Saat aku masih balita aku tinggal dengan nenekku, ya tentu saja karena ibuku harus pergi merantau karena harus membiayai kehidupanku dank arena dia jugalah tulang punggung keluarga ini. Dahulu sebenarnya aku mempunyai seorang kaka perempuan yang begitu cantik kata ibuku, namun Allah begitu sayang padanya hingga mengambilnya lebih awal, tepatnya sebelum aku terlahir ke dunia. Sementara aku tinggal dengan nenekku, ibuku merantau ke Jakarta, kota yang menjadi pengharapan untuk mencari nafkah bagi orang kampong seperti kami. Ibu hanya pulang setahun sekali pada saat idul fitri, hal itu uterus berlanjut hinnga aku berusia 5 tahun, hingga akhirnya ibuku memutuskan untuk membawaku ikut bersamanya ke Jakarta dan mengenyam pendidikan disana.

Ibuku adalah seorang pembantu rumah tangga, tapi entah mengapa dikala kebanyakan anak malu untuk mengakui pekerjaan itu aku semenjak kecil malah bangga kepadanya. Dia yang dengan pekerjaan yang bisa ku bilang pekerjaan kasar dan dengan penghasilan yang pas-pasan namun itu tak pernah sedikitpun membuatnya mundur untuk terus menyekolahkanku hanya karena ingin melihatku menjadi orang yang bermanfaat.

Singkat cerita, Alhamdulillah dengan rahmat Allah SWT, keyakinan dan kerja keras, aku selalu mampu untuk menjadi daftar lulusan terbaik di SD, SMP, dan SMK. Mungkin aku memang bukan seorang kutu buku namun Alhamdulillah Allah SWT memberikanku otak yang luar biasa menurutku dan sampai saat ini aku rasa aku belum menggunakannya dengan maksimal.

Aku adalah tipikal orang yang sangat suka dengan sesuatu yg baru, bekerja keras demi mewujudkan mimpi ibuku yang makin dekat langkah demi langkah. Motivasi terkuat bagiku adalah dia, ibuku. Dial ah alasan mengapa aku mash sanggup berjuang sampai detik ini. Dia memang sudah pergi, tak adalagi di dunia ini menemaniku untuk berlari mengejar mimpiku, mimpinya. Namun tekad dan mimpinya masih tersimpan rapih dalam hati ini dan aku berjanji aku akan mewujudkan itu semua.

Semenjak SMK aku selalu membayangkan bahwa aku adalah seorang sarjana ekonomi, keinginan untuk melanjutkan ke bangku perkuliahan begitu kuat dan ibuku pun mendukung niatan itu. Namun ternyata Allah SWT memiliki rencana indah-Nya sendiri, ibu jatuh sakit dan meninggal dunia ketika aku lulus SMK. Dalam hidupku aku  tak pernah merasakan kesedihan sehebat itu, rasanya langkah ini gontai namun aku berusaha untuk tetap melanjutkan pendidikanku demi mimpiku dan ibuku. Aku pun mulai bekerja, menabung rupiah demi rupiah demi mewujudkan itu semua namun rasanya itu sangat sulit untuk melakukan itu tanpa sosoknya.

Di tiap sholatku, aku selalu meminta pada Allah agar aku bisa melanjutkan pendidikanku. Pada suatu ketika aku diajak oleh seorang teman untuk ikut dalam sebuah halaqah, awalnya aku tak mengerti apa itu halaqah. Lama kelamaan akupun merasa nyaman dengan lingkungan liqo itu, rasanya ada energy baru yang masuk ke dalam tubuh ini. Sang murabbi berkata padaku : mintalah pada Allah apapun yang kamu mau, karena tak ada yang tak mungkin bagi Allah, do’a pun slalu kupanjatkan untuk mendapatkan beasiswa kuliah. Dan Alhamdulillah beberapa minggu kemudian Allah berkenan mengabulkan do’aku menjadi peserta penerima Beasiswa Kader Surau di STEI SEBI. Sungguh tak ada yang tak mungkin jika Allah sudah berkehendak.

Diantara pengalaman hidup yang sudah Saya tulis, Saya pilih pengalaman hidup Saya yang sangat berkolerasi dengan kuat dengan masa depan saya. Saya tulis pengalaman atau profesi yang akan terus Saya asah dan kembangkan pada kertas kerja di bawah ini.

Contoh:

Muhammad Al-Fatih, Orang Spesial, Inspirator Berkah Berlimpah

Dede Somantri , Orang Spesial, Pengajar Ekonomi Syari’ah dan pakar management syari’ah

Seperti pada pengalaman yang sudah saya jabarkan di atas, saat ini saya sedang dalam tahap menyelesaikan studi S-1 saya di STEI SEBI di bidang Management Perbankan Syari’ah. Di sini saya terus mencari jati diri saya dan ternyata saya sangat menyukai menjadi seorang pengajar, saya sangat suka dengan pekerjaan itu karena saya dapat berbagi pengetahuan dan ilmu yang saya miliki dengan orang, dan rasanya ada kepuasan tersendiri ketika ada orang yang mengaplikasikan apa yang kita sampaikan.

Mungkin untuk sekarang saya belum mampu untuk berjihad dengan menggunakan senjata maka dari itu semoga langkah saya dalam menegakkan ekonomi syari’ah di Indonesia dinilai sebagai sebuah jihad di hadapan Allah SWT.

Alhamdulillah, Saya adalah makhluk satu-satunya yang disiapkan di muka bumi ini oleh Allah. Saya special dan berharga sangat mahal. Sehingga mulai saat ini Saya harus menunjukkan bahwa pikiran, perasaan, dan perbuatan Saya memang berharga sangat mahal.

Bila masa lalu Saya buruk sudah tidak mungkin saya benahi dan hapuskan. Begitupula bila masa lalu Saya penuh prestasi, Saya juga tidak bisa terus menerus membanggakannya. Yang lalu biarlah berlalu. Saatnya sekarang saya bicara masa depan Saya. Masa depan saya harus dirancang sejak saat ini agar masa depan Saya tidak menjadi misteri.

Sungguh Saya sangat beruntung bila pengalaman atau profesi Saya sejalan dengan apa yang hendak Saya capai di masa depan. Sayalah sutradara sekaligus pemain utama dalam kehidupan Saya. Saya akan buat skenario kehidupan Saya secara menarik, menantang, menggairahkan, asyik untuk Saya nikmati, dan ditonton banyak orang.

Dunia terus bergerak maju, tantangan semakin berat. Bila Saya masih menggunakan cara-cara hidup saat ini untuk bersaing di masa depan maka Saya pasti akan tergilas zaman. Saya tidak akan gadaikan masa depan Saya. Saya akan segera merancang masa depan Saya!

  1. B.      Saya Tetapkan Prestasi Terbaik Yang Ingin Saya Raih

Saya akan menulis prestasi yang terbaik  yang memenuhi kaidah spesifik, terukur, jangka waktunya jelas. Selain itu prestasi terbaik itu meningkatkan 4-ta (harta, tahta, kata, dan cinta) Saya dan juga bermanfaat bagi orang lain.

Cara Penulisan Prestasi Terbaik yang Salah Cara Penulisan Prestasi Terbaik yang Benar
Tidak Spesifik:Saya adalah orang yang bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat Spesifik:Saya adalah Direktur Bank Syariah terbaik di Indonesia
Tidak Terukur:Bank Syariah yang saya pimpin setiap tahun selalu meningkat Terukur :Bank Syariah yang saya pimpin setiap tahun bertambah 3 cabang
Jangka waktu tidak jelas:Suatu saat nanti Saya pasti berprestasi Jangka waktu jelas:25 tahun, 35 tahun atau tercapai pada 2025, 2030 dst.
Tidak meningkatkan 4-ta:Keluarga Saya lebih sejahtera Meningkatkan 4-ta:Direktur Bank Syariah terbaik di Indonesia, Memberi Inspirasi 6 Juta orang ,
Tidak memberi manfaat untuk orang lain:Menjadi manajer yang sukses Memberi manfaat untuk orang lain:Memberi lapangan pekerjaan 4 juta orang

Tanpa ragu Saya tuliskan prestasi apa yang akan saya wujudkan. Saya biarkan tangan bergerak menulis prestasi apa yan akan Saya wujudkan.

Prestasi yang akan saya wujudkan

Menjadi lulusan terbaik STEI SEBI angkatan 2011 dengan IPK di atas 3,8.
Menjadi hafidz Al-Qur’an pada usia 22 tahun.
Menjadi staff accounting perbankan syariah pada usia 24 tahun.
Mempunyai sebuah toko online yang menjual barang-barang elektronik pada usia 25 tahun dan mempunyai 100 orang reseller.
Mempunyai portal jual beli online yang menjual berbagai macam barang pada usia 30 tahun dengan member lebih dari 4 juta orang.
Menikah pada usia 23 setengah tahun dengan wanita sholehah dan mempunyai beberapa orang anak *menjadi pemimpin rumah tangga adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi seorang ikhwan.
Menjadi manager sebuah kantor cabang bank syariah pada usia 27 tahun.
Mengajar ekonomi syariah di SMK maupun di universitas pada usia 23 tahun.
Menjadi pimpinan cabang bank syariah pada usia 30 tahun.
Menjadi pimpinan bank syariah pusat pada usia 40 tahun.
Memiliki sebuah yayasan dengan 100 anak yatim pada usia 25 tahun.
Memiliki sebuah yayasan dengan 1.000 anak yatim pada usia 30 tahun.

Setelah selesai menulis dan semua alternative sudah Saya tulis, Saya baca ulang semua yang sudah say atulis. Saya pejamkan mata saya. Saya Renungkan mana alternative terbaik yang paling prioritas akan Saya wujudkan.

Agar hidup fokus, Saya tentukan prestasi terbaik satu saja dalam hidup. Prestasi terbaik yang Saya pilih adalah yang benar-benar keluar dari pikiran yang jernih, diresapi dalam hati. Prestasi ini mencerminkan diri Saya, special dan hanya untuk Saya. Bulu kuduk Saya merinding dan Air mata Saya menetes menuliskan prestasi terbaik Saya. Prestasi yang Saya tulis bukan hanya kata-kata rangkaian indah yang sebenarnya Saya enggan dan tidak terlalu berkeinginan mewujudkannya.

Saatnya Saya tentukan pilihan. Saya Rasakan…nikmati..dan yakin Allah sedang menyaksikan Saya. Para malaikat pun juga sedang menyaksikan Saya. Saya tulis sekarang juga.

SAYA INGIN MEMPUNYAI SEBUAH PORTAL JUAL BELI ONLINE TERBESAR DI INDONESIA PADA USIA 25 TAHUN DENGAN LEBIH DARI 4 JUTA MEMBER DAN MEMBERIKAN LAPANGAN PERKERJAAN BAGI 1.000 ORANG. MEMPUNYAI SEBUAH YAYASAN YANG MEMBANTU LEBIH DARI 1.000 ANAK YATIM.

Dalam diri Saya ada lebih dari satu trilyun sel yang masing-masing memiliki kapasitas 1.17 volt daya listrik. Begitu kita memikirkan apalagi menuliskan sesuatu yang ingin diraih, sel-sel tersebut akan terpengaruh dan mendukung Saya sepenuhnya. Itu artinya, apapun yang Saya pikirkan akan mempengaruhi Sel-sel di dalam tubuh Saya. Sel-sel ini adalah pasukan saya. Selama Saya tetap yakin dan mengambil  tindakan nyata maka sel-sel itu tetap loyal menjadi pasukan Saya. Itu artinya Saya tidak sendiri, Saya punya trilyunan pasuka berupa sel-sel yang akan selalu mengikuti instruksi Saya.

Saya sudah yakin, Saya baca prestasi terbaik yang Saya tulis dengan suara yang keras. Saya Baca sekali lagi dan Saya rasakan seolah-olah Saya sudah mewujudkan prestasi itu.

  1. C.      Saya Menjadi Seorang Ahli (Expert)

Memulai untuk menghasilkan uang adalah kesalahan terbesar dalam kehidupan. Lakukan apa yang menurutmu merupakan keahlianmu, dan jika kamu cukup bagus melakukannya, uang akan datang. (Greer Garson, Pemenang Piala Oscar 1943 untuk peran utama wanita)

Keahlian yang Saya kembangkan tentu saja harus sejalan dengan prestasi terbaik yang akan Saya capai. Prestasi terbaik adalah tujuan akhir yang hendak kita tuju, sementara expert adalah alat untuk mencapai tujuan itu.

Saya menjalankan langkah-langkah berikut:

  1. Saya mendaftar semua kegiatan yang telah Saya jalani dan banyak menghabiskan waktu
  2. Lalu saya kelompokkan kegiatan tersebu jadi 3 bagian; Kegiatan yang Saya kuasai, kegiatan yang Saya cintai, dan kegiatan yang menghasilkan. Boleh jadi satu kegiatan bisa termasuk ke dalam tiga bagian tersebut.
  3. kemudian, pilih dari daftar itu satu, dua atau tiga hal yang paling Saya kuasai, Saya cintai, dan menghasilkan. Saya akan focus pada kegiatan itu, karena itu adalah diri Saya. Mulai hari ini, waktu Saya seharusnya paling banyak dialokasikan untuk hal-hal tersebut.
  4. Saya lihat daftar kembali, saya buat rencana untuk mendelegasikan semua kegiatan yang tidak Saya kuasai, cintai, dan menghasilkan lain kepada orang lain. Saya berikan agar hal itu dikuasai, dicintai, dan bermanfaat bagi orang lain. Ini agar saya makin focus dan berarti Saya siap menjadi seorang expert.

Kegiatan Yang Saya Kuasai

Kegiatan Yang Saya Cintai

Kegiatan Yang Menghasilkan

BloggingMarketing via online

Menghafal al-qur’an

Membaca buku

Menggambar.Design grafis.

Editing foto.

Fotografi.

Blogging.

Mempelajari hardware dan software computer.

Marketing produk via online.

Menghafal al-qur’an.

Membaca buku-buku untuk menambah pengetahuan di bidang ekonomi dan bidang pengetahuan yg lainnya.

Bersedekah

BloggingMarketing online

Sedekah

Saya akan focus pada kegiatan yang Saya kuasai, cintai, dan menghasilkan. Saya tidak akan serakah ingin menguasai banyak hal karena itu justru tidak akan menjadikan Saya tidak expert pada bidang apapun.

 

Saya akan expert di bidang EKONOMI

C.1 Waktu Saya untuk meningkatkan Expert

waktu yang dihabiskan untuk mengasah expert dalam satu hari setidaknya sama dengan waktu tidur. Saya isi kolom di bawah ini, di bagian kiri waktu yang Saya habiskan dan di sebelah kanan Saya tulis komitmen yang akan Saya lakukan setelah ini.

Contoh, bila Saya selama ini tidur 8 jam sehari, tulislah 8. Di bagian kolom (Bila usia Saya 60 tahun) Saya lakukan pembagian angka  8 dengan 24 dan kemudian kali 60, hasilnya 20. Ini berarti Saya tulis angka 20 di kolom itu dan itulah waktu yang Saya habiskan untuk tidur (20 tahun) selama Saya hidup (dengan asumsi usia Saya 60 tahun).

Misalnya, sekarang Saya berkomitmen tidur 6 jam sehari maka Saya tulis angka 6 di sebelah angka 8 (8/6). Ini berarti di kolom “Bila Usia Saya 60 Tahun” (6/24 dikali 60) hasilnya 15. Ini berarti Saya tulis angka 15 disebelah kanan angka 20 (20/15). Itu adalah komitmen perkiraan waktu tidur yang Akan Saya habiskan selama hidup. Wah, masih banyak juga ya? Malu Saya… ternyata 25-35% hidupku dihabiskan untuk tidur.

Kegiatan Per Hari (Jam) Bila Usia Saya 60 Tahun*)
Tidur 4 10
Bekerja 8 20
Meningkatkan Expert 3 7.5
Berinteraksi dengan keluarga 8 20
Ibadah 4 10
Nonton Televisi 1 2.5
Kegiatan lain 3 7.5

*) Per hari dibagi 24 dikalikan 60

Cara tercepat meningkatkan expert adalah dengan cara mengajarkan dan menyebarluaskan kemampuan yang Saya miliki saat ini. Waktu tidak akan pernah kembali dan tidak bisa dibeli. Jadi, takutlah menghabiskan waktu untuk sesuatu yang percuma.

C.2 Saya mencari Guru Expert, Spiritual, dan Kehidupan

Saya akan membuat daftar orang-orang yang ingin Saya jadikan pembimbing dan meminta mereka meluangkan waktu beberapa menit sebulan untuk Anda. Beberapa akan berkata tidak, tapi beberapa akan berkata ya. Saya Terus meminta sampai mendapat jawaban positif. Guru kehidupan adalah orang yang berhasil dalam kehidupan tetapi juga dia memiliki rasa kepedulian dengan orang lain.

Anthony Robbins menyarankan, bila Saya menginginkan kehidupan yang lebih baik, jangan mencari rumor atau gossip, carilah model dan mentor yanghebat dalam kehidupan yang nyata. Nah, siapa yang akan Saya jadikan mentor atau guru? Saya tulis nama orang-orang itu di bawah ini:

Guru Expert

  • Ø Bpk. Hendro Wibowo
  • Ø Bpk. Azis Budi Setiyawan
  • Ø Ust. Lutfi Zulkarnaen
  • Ø Ust. Bisyri
  • Ø Ust. Deny
  • Ø Bpk. Fahmi syahbudin

Guru Spiritual

  • Ø Ust. Lutfi Zulkarnaen
  • Ø Ust. Bisyri
  • Ø Ust. Deny
  • Ø Ust. Yusuf Mansyur
  • Ø KH. Abdullah Gymnastiar

Guru Kehidupan

  • Ø Ust. Yusuf Mansyur
  • Ø KH. Abdullah Gymnastiar
  • Ø Ippo Santosa

C.3 Saya Bersahabat dengan Orang Yang Mendukung Saya

Saya tidak bisa sendirian. Sehebat-hebatnya Saya, pasti Saya membutuhkan orang lain. Saya harus memiliki teman-teman yang selalu menyemangati, menginspirasi, dan mendukung Saya. Begitupun Saya, Saya juga menyemangati, menginspirasi, dan mendukung teman-teman Saya.

Saya tulis 5 sahabat yang akan sering diajak diskusi, sharing, atau curhat. Sahabat ini adalah soulmate Saya. Mereka seperti saudara kandung. Mereka terbuka dengan Saya. Sebaliknya pun Saya begit. Saya siap mendukung mereka.

Nama Sahabat Saya

Alasan Memilih menjadi Soulmate

Novian Indra PermanaBayu Mahardika

Hesti Wulan Sari

Sohibul Fadli

Rahmatullah

Abdul Ghani

Nurrahman Saputra

Johan Wiradinata

Dia adalah sahabat saya semenjak saya masih duduk di bangku SMP, dia daalah sahabat yang baik yang selalu mendengarkan segala keluh kesah saya dan selalu membantu menyelesaikan masalah-masalah saya.Kami bersahabat semenjak SMK, dia adalah sosok pekerja keras dan orang yg lebih dewasa daripada usianya, oleh karena itu dia adalah salah satu orang yang sering saya ajak berdiskusi.

Dia juga adalah sahabat semenjak SMK, dia orang yang selalu mengingatkan saya akan kewajiban-kewajiban saya sebagai seorang muslim, terutama masalah shalat dan sudah terbukti dia juga selalu menolong saya.

Memang kami baru saling kenal di STEI SEBI, namun ada ketertarikan saya untuk dapat dekat dengannya, itu karena saya melihat banyak nilai budi pekerti luhur yang ada dalam dirinya, ya dengan harapan saya bias mendapatkan itu semua dan pemahaman-pemahamannya yang mendalam mengenai islam.

Dia adalah sosok yang ceria bahkan semenjak saya mengenalnya saya belum pernah melihat dia bersedih, bahkan Ia selalu dapat menghibur rekannya yang lain. Dia adalah salah satu sosok yang menurut saya balance antara kemampuan akademis dengan pergaulan sosialnya.

Seorang sosok sahabat yang niat dan tekadnya begitu kuat, saya sangat kagum dengan perubahan yang telah ia capai dimulai semenjak awal kuliah sampai dengan hari ini. Minat belajarnya pun sangat tinggi.

Ya walaupun terkadang saya banyak pertentangan dengan sosok yang satu ini namun ada satu hal yang membuat saya tertarik dengan sosok satu ini yaitu, kemampuannya dalam bidang marketing. Namun perbedaannya ia lebih suka marketing secara tatap muka, sedangkan saya lebih suka secara online. Overall mungkin banyak ilmu marketing yang bias saya dapat dari dia.

Hal yang paling saya sukai dari sahabat saya yang satu ini adalah dia ini pandai bergaul dan orang yang paling rajin memberi salam pada orang lain.

  1. Saya Sempurnakan Hidup Saya Sekarang

Saya tidak pernah meraih hidup dimasa depan hingga melakukan kegiatan-kegiatan yang berkualitas di hari ini. Bila Saya meremehkan hidup Saya saat ini kehidupan Saya akan menjadi sulit nantinya.

Memang sih boleh jadi Saya mampu mewujudkan prestasi terbaik dan menjadi seorang expert ternama di masa depan tanpa menghiraukan hidup Saya hari ini. Tapi Saya percaya, apa yang Saya capai tak akan bertahan lama dan itu tidak akan membuat hidup Saya bahagia.

Target 90 hari, Triwulan 1

Bidang Kehidupan

Target 90 hari (Terukur dan Menantang)

Karya-karya yang akan Saya hasilkan Sebuah blog penjualan dengan total pengunjung 15.000 orang. dengan visitor perhari minimal sebanyak 170 orang. mendapatk income Rp 1.000.000 dari blog tersebut.Mendapatkan nilai A untuk seluruh mata kuliah pada mid semester.
Keuangan/financial/aset –          Rp 3.000.000 cash
Kesehatan –          Berusaha untuk tidak jatuh sakit, dengan menjaga pola makan, istirahat teratur dan berolahraga.
Keluarga –           Memberikan income untuk orang  tua Rp 500.000/bulan.-          Membangun keluarga yang lebih harmonis.
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian –          Ikut dalam sekurangnya 15 kegiatan yang berhubungan dengan kemanusiaan.-          Membiayai sekolah 1 orang anak yatim.
Kehidupan Spiritual –          Mempunyai hafalan sebanyak 3 juz.-          Shalat tepat waktu dengan ba’diyah + qobliyah

–          Bersedekah minimal 20% dari penghasilan.

–          Tadarus minimal 1 juz perhari.

–          Shalat dhuha dan tahajud minimal 5 kali dalam seminggu, minimal 4 rakaat.

 

Target 90 hari, Triwulan 2

Bidang Kehidupan

Target 90 hari (Terukur dan Menantang)

Karya-karya yang akan Saya hasilkan Sebuah website penjualan dengan total pengunjung 40.000 orang. dengan visitor perhari minimal sebanyak 300 orang. mendapatkan income Rp 1.500.000 dari blog tersebut.Mendapatkan nilai A untuk seluruh mata kuliah pada  semester 4.
Keuangan/financial/aset –          Rp 10.000.000 cash.-          1 unit Jupiter mx.

–          1 buah tablet book merek sonny.

Kesehatan –          Berusaha untuk tidak jatuh sakit, dengan menjaga pola makan, istirahat teratur dan berolahraga.
Keluarga –          Memberikan income untuk orang  tua Rp 800.000/bulan.-          Membiayai sekolah adik adik.
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian –          Ikut dalam sekurangnya 15 kegiatan yang berhubungan dengan kemanusiaan.-          Membiayai sekolah 2 orang anak yatim.
Kehidupan Spiritual –          Mempunyai hafalan sebanyak 4 juz.-          Shalat tepat waktu dengan ba’diyah + qobliyah

–          Bersedekah minimal 20% dari penghasilan.

–          Tadarus minimal 1 juz perhari.

–          Shalat dhuha dan tahajud  setiap hari minimal 6 rakaat.

Target 90 hari, Triwulan 3

Bidang Kehidupan

Target 90 hari (Terukur dan Menantang)

Karya-karya yang akan Saya hasilkan Sebuah website penjualan dengan total pengunjung 80.000 orang. dengan visitor perhari minimal sebanyak 445 orang. mendapatkan income Rp 2.500.000 dari website tersebut.Mendapatkan nilai A untuk seluruh mata kuliah pada  semester 4.
Keuangan/financial/aset –          Rp 15.000.000 cash.
Kesehatan –          Berusaha untuk tidak jatuh sakit, dengan menjaga pola makan, istirahat teratur dan berolahraga.
Keluarga –          Memberikan income untuk orang  tua Rp 800.000/bulan.-          Membiayai sekolah adik adik.
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian –          Ikut dalam sekurangnya 15 kegiatan yang berhubungan dengan kemanusiaan.-          Membiayai sekolah 3 orang anak yatim.
Kehidupan Spiritual –          Mempunyai hafalan sebanyak 5 juz.-          Shalat tepat waktu dengan ba’diyah + qobliyah

–          Bersedekah minimal 30% dari penghasilan.

–          Tadarus minimal 1 juz perhari.

–          Shalat dhuha dan tahajud  setiap hari minimal 8 rakaat.

Target 90 hari, Triwulan 4

Bidang Kehidupan

Target 90 hari (Terukur dan Menantang)

Karya-karya yang akan Saya hasilkan Sebuah website penjualan dengan total pengunjung 150.000 orang. dengan visitor perhari minimal sebanyak 800 orang. mendapatkan income Rp 4.500.000 dari website tersebut.Mendapatkan nilai A untuk seluruh mata kuliah pada  semester 4.
Keuangan/financial/aset –          Rp 20.000.000 cash.
Kesehatan –          Berusaha untuk tidak jatuh sakit, dengan menjaga pola makan, istirahat teratur dan berolahraga.
Keluarga –          Memberikan income untuk orang  tua Rp 1000.000/bulan.-          Membiayai sekolah adik adik.
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian –          Ikut dalam sekurangnya 15 kegiatan yang berhubungan dengan kemanusiaan.-          Membiayai sekolah 5 orang anak yatim.
Kehidupan Spiritual –          Mempunyai hafalan sebanyak 5 juz.-          Shalat tepat waktu dengan ba’diyah + qobliyah

–          Bersedekah minimal 50% dari penghasilan.

–          Tadarus minimal 1 juz perhari.

–          Shalat dhuha dan tahajud  setiap hari minimal 8 rakaat.

Sekarang saatnya Saya komitmen dan disiplin. Komitmen tanpa disiplin akan menghasilkan rencana tanpa hasil. Disiplin tanpa komitmen tertulis itu adalah keteraturan tanpa hasil.

D.1 Saya Tetapkan Komitmen Sikap dan Perilaku Saya (Positif, Produktif, Kontributif!)

a. Bersikap dan Berperilaku Positif

Nah, untuk membiasakan Saya mulai berpikir, berkata dan bertindak yang positif maka saatnya Saya merenungkan hal-hal negative apa yang biasanya masih muncul dalam diri. Saya berkomitmen mengubahnya. Supaya lebih mengkristal dan terinternalisasi dalam diri Saya.

Kebiasaan Negatif Saya

Komitmen untuk Diubah Menjadi

–          Malas-          Kurang vocal dalam mengutarakan pendapat.

–          Istirahat dan makan yang tidak teratur.

–          Sering terlambat.

–          Kurang bertanggung jawab.

–          Cepat emosi.

–          Terlalu konsumtif terhadap uang

–          Lebih rajin dan giat lagi dalam menggapai mimpi yang telah dirangkai.-          Akan lebih banyak mengemukakan pendapat dan lebih berani untuk show up.

–          Memperbaiki pola istirahat dan makan *makan minimal 3x sehari.

–          Mulai membiasakan diri mulai hari ini untuk menjadi orang yang on time. Dan membuat orang lain  on  time.

–          Melatih diri dengan memikul berbagai tanggung jawab agar terbiasa menjadi orang yang amanah.

–          Orang yang lebih sabar.

–          Orang yang hemat.

a. Bersikap dan Berperilaku Produktif

“Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin rugilah dia. Barangsiapa yang hari ini lebih buruk dibandingkan dengan hari kemarin celakalah dia. Dan barangsiapa yang hari ini lebih baik dibandingkan hari kemarin dialah orang yang beruntung.”

Agar perubahan kecil tapi konsisten dan terus meningkat Saya miliki, maka saya setiap pagi Saya menuliskan 5 kegiatan prioritas yang akan Saya lakukan setiap harinya. Saya Tempatkan kelima hal tersebut sebagai urutan prioritas dan Saya berkomitmen untuk menepatinya.

Bila pada hari itu belum tuntas maka Saya tuliskan tindakan yang belum terlaksana ke urutan puncak hari berikutnya. Satu-satunya pengecualian untuk dituliskan di hari berikutnya adalah sesuatu yang lebih penting muncul untuk hari berikutnya.

Agar waktu yang saya miliki benar-benar produktif maka Saya akan melakukan hal-hal rutin harian, diantaranya:

Agar waktu yang ada dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin maka setiap hari saya akan menyempatkan diri untuk membaca ataupun mengkaji buku-buku ekonomi dalam rangka memperdalam pengetahuan saya dalam bidang ekonomi, menghafal al-qur’an minimal 1 halaman perhari. Kemudian memperdalam skill saya dalam bidang online marketing, mengajar kan ilmu-ilmu agama pada anak-anak remaja agar mereka menjadi remaja yang beraklaq mulia.

c. Bersikap dan Berperilaku Kontributif

Kebesaran seseorang tidak ditentukan oleh seberapa besar yang kita terima akan tetapi ditentukan oleh seberapa besar yang bisa kita berikan kepada orang lain. Inilah kenikmatan hidup. Inilah yang harus Saya lakukan agar hidup Saya semakin bernilai dan semakin berarti.

Nah, sekarang saatnya Saya tuliskan, hal-hal apa saja yang akan Saya sumbangkan untuk masyarakat di sekitar Saya.

Saya akan menyumbangkan waktu dan tenaga saya untuk masyarakat sekitar yakni dengan cara mengajarkan semua yang saya miliki kepada mereka secara Cuma-Cuma. Berusaha untuk mensejahterakan mereka dengan membukakan lapangan pekerjaan.

Seberapa besar curahan waktu, tenaga, dan juga dana yang akan Anda rutin kontribusikan untuk masyarakat sekitar Anda?

Saya akan mencurahkan sepertiga waktu saya untuk mensejahterakan masyaraat sekitar saya. Dan insya Allah membantu para yatim dan fakir miskin yang ada di lingkungan sekitar, menyisihkan 50% penghasilan untuk mereka. Dan jika Allah mengizinkan saya ingin mendirikan sebuah yayasan untuk membantu dan mengembangkan potensi yang ada pada anak-anak yatim.

  1. Sempurnakan Lingkungan Anda

E.1 Saya mulai dari rumah Saya

Saya akan sampaikan Proposal Hidup kepada orang yang berada di rumah Saya. Saya akan tulis prestasi terbaik dan expert yang telah Saya pilih di sebuah lembar kertas dan Saya temple di kamar Saya. Saya tuliskan juga di laptop, meja belajar/kerja, dan tempat-tempat lain yang mudah dibaca.

Saya perlu memiliki buku yang mencatat rencana kerja harian. Saya tuliskan rencana itu sebelum Saya tidur. Saya tidak akan meninggalkan rumah Saya tanpa rencana harian tertulis di dalam buku Anda.

E.2 Saya Sampaikan Proposal Hidup dalam Setiap Kesempatan

Saya akan sampaikan kepada orang-orang yang Saya anggap special. Saya akan minta dukungan mereka tanpa memberi kesan sombong.

E.3 Saya Berdoa

Dalam setiap kesempatan berdoa, Saya selalu memanjatkan doa agar Proposal Hidup Saya terwujud. Selain itu, Saya bermohon doa khusus kepada orangtua, saudara, sahabat, guru serta orang-orang yang memiliki kekuatan dalam berdoa.

Ketika berdoa tunjukkan proposal itu Saya sampaikan “Ya Allah, inilah jalan hidup yang ingin saya tempuh. Bila dengan ini Engkau semakin cinta kepadaku bantulah aku untuk meraihnya. Tetapi bila dengan ini Engkau murka kepadaku, keberadaanku menjadi tidak bermanfaat bagi orang-orang di sekitarku, berilah aku petunjukMu.”

E.4 Saya Mensyukuri Keberhasilan di Setiap Tahapan

Setiap Saya mampu memenuhi Target 90 Hari dengan sangat baik. Saya akan merayakannya. Misalnya, dengan menceritakan hal itu kepada orang-orang yang percaya dan cintai, mentraktir teman, atau berinfaq.

Sekarang Saya Tulis Proposal Hidup Saya ini, dengan merangkai bahan yang sudah tulis di atas. Saya tidak akan menunda-menunda. Hidup ini singkat, Saya akan berikan yang terbaik. Hidup Saya akan semakin terarah apabila Saya merancangnya dengan penuh kesungguhan. Saya tulis Proposal Hidup ini dengan pikiran jernih dan kesungguhan hati.[2]

Allah, inilah Proposal Hidupku….

Allah, aku ingin menjadi orang yang bermanfaat di dunia dan bahagia di akhirat. Aku ingin menjadi orang seorang hafidz pada usia 22 tahun, melengkapi separuh agamaku pada usia 23 setengah tahun. Aku ingin berjihad di jalan-Mu dengan senjata yang ku miliki ya Allah, senjata berupa kelebihan dalam bidang pengetahuan ekonomi islam yang Engkau berikan, izinkanlah aku membumikan ekonomi islam di Negaraku tercinta ini.

Aku akan mengajarkan setiap ilmu yang ku miliki pada tiap-tiap orang, tanpa terkecuali. Aku ingin sekali dapat menjadi generasi muda yang produktif, menjadi anak muda yang kaya namun suka berbagi, menjadi anak muda yang kaya dan mencintai anak yatim, menjadi anak muda yang menjadi inspirasi positif bagi yang lain.

Aku akan menjadi seorang pengusaha muda yang sukses dan bermanfaat bagi orang lain sebelum usiaku genap menginjak 25 tahun.

Ya Allah, atas perintah-Mu aku akan menjadi orang kaya yang senantiasa menginfakan hartanya di jalan-Mu.


[1] Inspirasi sepenuhnya dari buku Tuhan, Inlah Proposal Hidupku…, Jamil Azzaini, Gramedia Pustaka Utama, 2010, Jakarta

[2] Apabila ingin sharing dalam sebuah forum Proposal Hidup kelompok, kirimkan email ke optimalisasidiri@yahoo.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s